Peluang Usaha Berbasis Ecopreneurship melalui Invovas Penyedap Rasa Alami berbahan Limbah Kulit Udang

- Selasa, 22 November 2022 | 12:34 WIB
(Foto: Tim 6 KKN Tematik Undip Jepara 2022 Bersama Ibu-Ibu PKK)
(Foto: Tim 6 KKN Tematik Undip Jepara 2022 Bersama Ibu-Ibu PKK)

JATENGNETWORK.COM - Desa Teluk Awur Kabupaten Jepara merupakan dikenal sebagai sentra budidaya tambak udang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Jepara, per tahun 2018 jumlah produksi udang mencapai 610.300 kg dan tahun 2020 mencapai 2.000 ton, lebih tinggi dibandingkan jumlah produksi hewan laut lainnya seperti rajungan dan cumi-cumi.

Pengembangan tambak udang utamanya hanya berfokus pada sektor hulu saja. Padahal dengan adanya inisiasi pengembangan ke sektor hilir tentu akan memberikan nilai tambah dan memberikan keterampilan pada masyarakat setempat untuk memulai suatu bisnis. Dalam memulai bisnis saat ini masyarakat dinilai harus memperhatikan dampak lingkungan yaitu dengan menerapkan bisnis berbasis ecopreneurship guna mengurangi dampak buruk perubahan iklim.

Salah satu pemanfaatan limbah udang yang cukup menarik dan dapat menjadi peluang usaha sekaligus menjadi nilai tambah dari limbah udang adalah pembuatan Flavour atau penyedap rasa. Kandungan protein dan aroma yang khas menjadi nilai tambah pada limbah kulit udang. Selain itu, penyedap rasa dan kaldu dari kulit udang tidak terbuat dari bahan kimia dan aman bagi kesehatan.

Bubuk kulit udang (seasoning) merupakan bahan penyedap rasa dan aroma yang dapat digunakan sebagai bahan tambahan bumbu masakan seperti tumis, capcay, sup, dan aneka masakan lainnya. Pengembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (IPTEK) mengenai pembuatan bubuk flavour kulit udang ini dilakukan dengan memberikan teknologi yang tepat guna, mudah diaplikasikan oleh masyarakat dan sesuai dengan potensi sumberdaya alam yang ada.

Pada Jumat, 18 November 2022 Tim 6 KKN Tematik Undip telah melaksanakan “Pelatihan Pembuatan Penyedap Rasa Alami berbahan Limbah Kulit Udang Sebagai Peluang Usaha Berbasis Ecopreneurship” bersama audience yaitu Ibu-Ibu PKK RT 2 di Desa Teluk Awur, Kabupaten Jepara. Kegiatan ini diisi dengan pemaparan cara pembuatan, penjelasan mengenai kewirausahaan berbasis ecopreneurship, dan testimoni mengenai produk penyedap rasa alami.

Melalui pelatihan yang diadakan, para peserta begitu antusias karena mengetahui bahwa limbah kulit udang dapat dimanfaatkan menjadi penyedap rasa alami. Banyaknya keikutsertaan peserta dan keaktifan peserta untuk bertanya kepada narasumber terkait inovasi pembuatan penyedap rasa alami membuktikan bahwa terdapat potensi untuk mengembangkan usaha berbasis ecopeneurship di desa Teluk Awur ini.

“Materi yang disampaikan para pembicara mudah dipahami, dengan adanya pelatihan tersebut saya jadi lebih mengetahui potensi pemanfaatan udang dan limbahnya yaitu kulit udang dan ingin mengembangkannya menjadi usaha yang berkelanjutan” ujar Ibu Sri Nuryati sebagai PKK RT 2 Desa Teluk Awur, Kabupaten Jepara.

Dengan adanya inovasi ini, diharapkan masyarakat di sekitar Desa Teluk Awur menjadi tergerak memanfaatkan limbah kulit udang yang keberadaannya melimpah sekaligus bisa menjadi peluang usaha untuk mendapatkan penghasilan tambahan masyarakat.

(Tim 6 KKN Tematik Undip)

Editor: M. Setiaji

Tags

Terkini

X