Dari Ilegal Menuju Legal, Berikut Tata Cara Urus Perizinan UMKM Dengan MCP (Mudah, Cepat, Praktis) Melalui OSS

- Kamis, 24 November 2022 | 09:45 WIB
KKN Tematik di Jepara tahun 2022
KKN Tematik di Jepara tahun 2022
JEPARA, jatengnetwork.com - Desa Teluk Awur merupakan desa yang memiliki potensi wisata berupa pantai yang terbentang di sepanjang pesisirnya.
 
Adanya wisata pantai ini membuat masyarakat mengambil kesempatan dengan membuka warung di sepanjang pantai maupun toko di sepanjang jalan menuju lokasi pantai. 
 
Banyaknya UMKM ini perlu mendapatkan kepastian hukum, perlindungan dalam usaha, adanya pendampingan untuk dapat mengembangkan usaha, serta mendapatkan kemudahan dalam pemberdayaan. 
 
Hal ini dapat dicapai dengan adanya izin usaha. Sayangnya, berdasarkan survey, sebagian besar UMKM yang ada di Desa Teluk Awur belum memiliki izin usaha. 
 
 
Pengertian UMKM sendiri diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2008 disebutkan bahwa UMKM sesuai dengan jenis usahanya yakni usaha mikro, usaha kecil dan usaha menengah. 
 
Masyarakat berpandangan bahwa tanpa mengurus perizinan pun usahanya masih bisa dijalankan. 
 
Oleh karena itu, Nur Arif Saifudin mahasiswa Universitas Diponegoro yang sedang mengikuti KKN Tematik di Jepara tahun 2022 dari fakultas Sekolah Vokasi, Program Studi D4 Akuntansi Perpajakan memilih untuk mensosialisasikan tentang tata cara perizinan UMKM
 
Sosialisasi ini dilakukan dengan cara door to door kepada pelaku UMKM. Sasaran program kerja tersebut meliputi UMKM yang berada di sepanjang garis Pantai Teluk Awur maupun yang berada di sekitar wilayah Desa Teluk Awur.
 
Sosialisasi dilakukan agar para pelaku UMKM dapat mengurus perizinan dengan lebih mudah, bahkan perizinan dapat dilalukan dari rumah dengan menggunakan gadget. 
 
 
Sosialisasi ini dilaksanakan pada tanggal 18 November 2022 di Desa Teluk Awur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara
 
Perizinan UMKM dapat di proses melalui web resmi Online Single Submission (OSS). 
 
Sistem ini akan mempermudah para pelaku UMKM dalam mengurus perizinan bahkan dengan duduk santai dirumah pun bisa asalkan tersambung dengan jaringan internet. 
 
Perizinan dilakukan agar pelaku UMKM mendapatkan tanda legalitas dalam bentuk izin usaha mikro berupa naskah satu lembar. 
 
 
Manfaat selanjutnya agar para pelaku UMKM mendapatkan kemudahan dalam perberdayaan mulai dari tingkat pusat sampai dengan daerah. 
 
Selain itu, pelaku UMKM akan mendapatkan kemudahan dalam mengakses pembiayaan dalam berbagai lembaga keuangan baik bank atau non-bank. 
 
Berikut syarat umum dan syarat dokumen yang harus dipenuhi dalam proses perizinan umkm.
 
• WNI atau Warga Negara Indonesia yang tidak terikat profesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), maupun TNI/POLRI, serta bukan pegawai di BUMN atau BUMD.
 
• Fotokopi kartu identitas/KTP, Fotokopi Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Foto usaha UMKM.
 
• SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) dari Dinas Koperasi dan UKM di wilayah setempat.
 
• Bukti kepemilikan UMKM dengan Surat Keterangan Usaha (SKU), Nomor Izin Berusaha (NIB) serta Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK).
 
Mahasiswa KKN Tematik Undip Di Jepara mensosialisasikan serta membagikan brosur tata cara perizinan UMKM
 
 
Sedangkan untuk tata cara pendaftaran UMKM itu sendiri sebagai berikut.
 
1. Pastikan Anda telah memiliki hak akses.
2. Kunjungi https://oss.go.id/, kemudian pilih Masuk.
3. Masukkan Username dan Password beserta Captcha yang terdapat disana, lalu klik tombol masuk.
4. Klik menu Perizinan Berusaha dan pilih Permohonan Baru
5. Lengkapi data-data yang diperlukan, seperti:
a. Data Pelaku Usaha
b. Data Bidang Usaha
c. Data Detail Bidang Usaha
d. Data Produk/Jasa Bidang Usaha
6. Kemudian, mohon periksa:
a. Daftar Produk/Jasa
b. Data Usaha
c. Daftar Kegiatan Usaha
d. Periksa dan lengkapi Dokumen Persetujuan Lingkungan (KBLI/Bidang Usaha Tertentu)
7. Pahami dan centang P;ernyataan Mandiri
8. Periksa Draf Perizinan Berusaha
9. Selesai. Perizinan Berusaha terbit.
 
 
Tata cara perizinan UMKM kepada masyarakat dikemas dengan menggunakan brosur agar tidak terkesan membosankan dan mudah diterapkan.
 
Mengingat belum meratanya perizinan yang sudah di lakukan dikalangan pelaku UMKM Di Desa Teluk Awur
 
Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, pelaku UMKM mendapatkan kemudahan dalam proses pendaftaran perizinan sehingga dapat memiliki izin dan mendapatkan manfaat dari adanya izin usaha tersebut.***
 
 
 
 

Editor: M. Setiaji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X